Sajingan, Selasa, 13 Januari 2026 — Di bawah rimbunnya hutan Kalimantan, tepat di garis batas negara, prajurit Satgas Pamtas RI–MLY Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad kembali menunjukkan pengabdian tanpa batas. Tak hanya menjaga kedaulatan wilayah, para prajurit Pos Koki Sajingan Terpadu juga berperan aktif dalam mencerdaskan generasi muda di wilayah perbatasan.
Dipimpin oleh Batih SSK-1 Koki Sajingan Terpadu, Sertu Dame Handoko Sitorus bersama dua personel pos, para prajurit menyambangi SMPN 3 Sajingan dengan misi mulia, yaitu membuka cakrawala dunia melalui pembelajaran bahasa Jerman. Kehadiran mereka di ruang kelas bukan untuk memberikan komando, melainkan menghadirkan semangat dan harapan baru bagi para siswa.
Suasana belajar pun terasa hidup ketika sapaan “Guten Morgen” dan ungkapan “Ich liebe Indonesien” menggema di dalam kelas. Tawa ceria dan antusiasme siswa menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk bermimpi besar. Dengan penuh kesabaran, para prajurit membimbing pelafalan serta memperkenalkan bahasa asing sebagai jendela menuju masa depan.
Antusiasme tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para guru. Mereka mengapresiasi kehadiran TNI yang tidak hanya membantu proses pembelajaran, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi anak-anak di ujung negeri. Kegiatan ini menegaskan bahwa menjaga perbatasan bukan semata soal senjata, melainkan juga tentang membangun sumber daya manusia. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjaga keutuhan NKRI dengan hati dan ilmu.
